Jumat, 29 Januari 2010

Membuat PDF denagn fPDF

Pada dasarnya pembuatan file pdf dengan php dapat dilakukan dengan fungsi header('Content-Type: application/pdf') yang telah disediakan oleh php itu sendiri. Namun alangkah baiknya seorang web developer lebih mengedepankan efisiensi tenaga dan waktunya dengan mempergunakan kelas tambahan yang notabenenya kelas tersebut erat hubungannya dalam penyusunan file pdf, sehingga waktu untuk coding aplikasi berbasis web tersebut dapat dipercepat.
Kelas tambahan ini sebenarnya adalah suatu php script yang dapat anda unduh secara gratis, didalamnya berisi kelas-kelas yang dapat mempermudah anda untuk membuat laporan berformat pdf. Terima kasih banyak untuk mas Olivier Plathey atas kontribusi fpdf-nya yang benar-benar bermanfaat sekali.

Intro fpdf…
Setelah anda download silahkan lakukan ekstrak dalam direktori yang anda suka, pastinya anda mengekstraknya di bawah direktori htdocs. Kalo nggak di dalam direktori htdocs scriptnya ya nggak jalan. :D. Di sini penulis melakukan ekstrak script inti fpdf.php ke dalam direktori /htdocs/fpdf/fpdf.php, sehingga jika penulis mengakses fpdf.php dari luar direktori /fpdf menggunakan require jadi seperti ini :

require "../fpdf/fpdf.php";

dengan dua titik di depannya.
Ya, silahkan dimainkan saja, yang penting intinya adalah anda dapat menggunakan kelas-kelas yang ada dalam fpdf.php tersebut dengan mudah.

Di bawah ini adalah contoh script sederhana menggunakan fpdf untuk membuat satu halaman A4 Landscape, dan didalamnya di tuliskan sebuah kalimat dengan font 12.


require "./fpdf/fpdf.php";
$laporan=new FPDF('L','mm','A4');
$laporan->AddPage();
$laporan->SetFont('times','B',12);
$laporan->Cell(280,10,'Pembuatan File PDF',1,1,'R');
$laporan->Output();
?>

Lihat dalam bentuk pdf

Di sini saya jelaskan sedikit, pada script fpdf.php terdapat sebuah kelas inti yaitu FPDF yang mewakili pembuatan header bertipe pdf.
Kalimat ini,
$laporan=new FPDF('L','mm','A4');
diartikan sebagai pembuatan objek baru dari kelas FPDF dengan kata lain membuat file pdf baru, dengan kriteria halamannya itu Landscape (L), satuannya millimeter (mm) dan page sizenya A4.

Selanjutnya baris
$laporan->AddPage();
Digunakan untuk membuat halaman pertama dari file pdf yang ada. Sehingga apabila ditambahkan satu baris lagi $laporan->AddPage(); halamannya otomatis menjadi 2. Dan begitu seterusnya.

Baris selanjutnya,
$laporan->SetFont('times','B',12);
Kalimat seperti ini digunakan untuk mengeset font file pdf tersebut, Set Fontnya menjadi times new roman, dengan ukuran 12, dan lakukan cetak tebal.

Kemudian baris selanjutnya,
$laporan->Cell(280,10,'Pembuatan File PDF',1,1,'R');
Untuk menuliskan sebuah kalimat cukup menggunakan Cell(), atau MultiCell(), dimana Cell() biasanya digunakan hanya dapat digunakan untuk membuat kalimat satu baris saja, sedangkan MultiCell() dapat menghandle banyak baris.
Nilai 280 pada parameter awal, di gunakan sebagai margin kiri kalimatnya.
Kemudian nilai 10 sebagai parameter kedua, digunakan untuk margin atasnya.
Selanjutnya untuk menuliskan kalimatnya diletakkan di parameter ke 3.
Dan nilai 1 di parameter ke empat adalah untuk memberikan border, pada kalimat tersebut, selanjutnya nilai 1 di parameter ke 5 gunakan untuk posisi, apakah akan mengikuti parameter selanjutnya apa tidak, parameter selanjutnya yakni “R” adalah untuk mengatur posisi dimana kalimat ini akan diratakan, apakah rata kiri, atau rata kanan.

Baris selanjutnya yaitu :
$laporan->Output();
Ini digunakan untuk menghasilkan file pdf nantinya

Tag HTML

Tag HTML
Tag HTML yang paling penting adalah tag-tag yang mendefinisikan judul, paragraf dan ganti baris.
Seperti umumnya bahasa pemrograman lainnya, maka cara terbaik untuk mempelajari HTML adalah dengan banyak berlatih. Latihan tentu saja memerlukan alat bantu. Nah, pada dasarnya kamu bisa bikin file HTML menggunakan notepad, tapi tentu saja banyak software untuk menulis dengan berbagai fasilitas yang akan memudahkan. Googling aja atau cari di download.com dengan kata kunci HTML Editor.


Judul
Judul didefinisikan dengan menggunakan tag
sampai >h6>.
mendefinisikan huruf judul yang paling besar, dan
yang terkecil. Untuk latihan coba kamu bikin file HTML berikut ini dan perhatikan hasilnya.

Ini Judul

Ini Judul

Ini Judul

Ini Judul

Ini Judul

Ini Judul

HTML secara otomatis akan menambahkan baris kosong sebelum dan sesudah judul.
Paragraf
Paragraf didefinisikan dengan menggunakan tag

.

Ini adalah sebuah paragraf

Ini paragraf lainnya

Sama seperti judul, HTML secara otomatis akan menambahkan baris kosong sebelum dan sesudah paragraf.
Jangan lupa Tag penutup
Kamu pastinya udah pernah ngeliat bahwa paragraf dapat ditulis tanpa tag penutup

kayak ginii:

Ini adalah sebuah paragraf

Ini paragraf lain

Contoh barusan dapat digunakan pada hampir semua jenis browser, tapi jangan ngandelin hal itu. Versi-versi HTML ke depan kayaknya ndak akan ngijinin kamu untuk melewatkan tag penutup.
Menutup semua elemen HTML dengan tag penutup adalah cara yang ampuh untuk menulis HTML yang kompatibel dengan smeua browser dan pengembangan ke depan. Hal ini juga membuat kode kita lebih mudah dimengerti (baik dibaca maupun di browse).
Ganti Baris
Tag
digunakan pada saat kamu pengen membuat baris baru, tapi belum ingin ganti paragraf. Tag
akan membuatkan sebuah baris baru buat kamu dimanapun kamu letakkan tag itu.

Ini
adalah sebuah pa
ragaraf dengan ganti baris

Tag
adalah tag yang kosong. Nah, karena itu dia tidak punya tag penutup seperti misalnya
, karena jadi ndak masuk akal. Ya tho?

atau

Kamu akan makin sering melihat penulisan tag
dengan cara begini:

Karena tag
tidak memiliki tag penutup, maka tag tersebut melanggar salah satu aturan dasar dalam penulisan HTML ke depannya (XHTML yang berbasis XML), di mana semua elemen harus ditutup.
Menuliskan penggantian baris dengan cara
ini menjamin bahwa file HTML kamu akan kompatibel dengan XML maupun cara penulisan HTML di masa datang.
Menuliskan Komentar dalam HTML
Tag komentar digunakan untuk menyisipkan sebuah komentar dalam kode sumber HTML. Sebuah komentas akan diabaikan oleh browser. Kamu bisa menggunakan komentar untuk menjelaskan kode yang kamu bikin, dan tentu saja hal ini akan membantu kamu saat kamu perlu melakukan perubahan pada kode kamu kapan-kapan.


Perhatikan bahwa kamu perlu menuliskan tanda seru setelah kurung buka, tetapi tidak sebelum kurung tutupnya.
Ingat hal-hal berikut!

* Setiap tag HTML memiliki sebuah nama elemen (body, h1, p, br)
* Tag pembuka adalah nama yang dilingkupi oleh tanda kurung siku:

* Tag penutup adalah tanda garis miring dan nama yang dilingkupi oleh tanda kurung siku
* Isi elemen berada di antara tag pembuka dan tag penutup
* Beberapa elemen HTML tidak memiliki isi elemen
* Beberapa elemen HTML tidak memiliki teg penutup

Beberapa Tips Yang Bermanfaat
Waktu kamu menulis teks HTML, maka kamu tidak akan pernah bisa yakin bagaimana teks itu ditampilkan oleh browser lain. Beberapa orang memiliki monitor yang lebih besar, dan yang lainnya. Teks akan diatur ulang setiap kali pengunjung mengubah ukuran windownya. Jangan pernah mencoba untuk membantuk teks yang memiliki baris kosong atau spasi dekat dengan teks itu.
HTML akan menghapus spasi dalam teks kamu. Berapa banyakpun kamu tuliskan spasi, tetap akan dihitung satu. Satu lagi, dalam HTML sebuah baris baru dihitung sebagai satu spasi.
Menggunakan paragraf kosong

untuk menyisipkan baris kosong adalah kebiasaan yang kurang baik. Gunakan tag
sebagai penggantinya. (tapi jangan juga gunakan tag
untuk membuat daftar. Tunggu sampai pelajaran tentang daftar dimulai ya).
HTML secara otomatis akan menambah baris kosong sebelum dan sesudah beberapa elemen, seperti sebelum dan sesudah paragraf dan judul.
Tag HTML Dasar
Berikut adalah tag-tag penting yang akan sangat sering kamu pakai. Dan kamu akan mempelajari masing-masing secara lebih detil terutama yang menyangkut atributnya.
Tag

Description

Mendefinsikan sebuah dokumen HTML

Mendefinisikan isi utama
to

Mendefinisikan judul 1 sampai 6


Mendefinisikan paragraf


Menyisipkan sebuah baris

Mendefinisikan garis horisontal

Bikin komentar

Asik kan? Ini belum seberapa, tunggu sampai kamu udah bisa bikin tabel, huruf berwarna dan masih banyak lagi variasi tampilan yang bisa digunakan untuk mempercantik halaman web kamu.

Diposkan oleh yulia-mi07 di 23:19 0 komentar
Variable PHP
Variabel adalah sebuah tempat untuk menyimpan sebuah data yang nilainya dapat berubah-ubah. Setiap variabel dalam PHP diawali dengan karakter $. Misalnya variabel x dapat kita tuliskan di PHP dengan $x.

Nama variabel di PHP bersifat case-sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil berbeda. Meskipun demikian PHP bukan bahasa yang case sensitive, karena hanya nama variabel saja yang case sensitive, sedangkan kata kunci dan fungsi tidak.

Dalam PHP untuk menginisialisai / membuat sebuah variabel, cukup mengisi variabelnya dengan sebuah nilai tertentu yang diinginkan, tidak seperti pada bahasa tertentu yang mengharuskan programmer mendeklarasikan terlebih dahulu variabelnya.

PHP mengenali variabel dengan berbagai macam tipe, yaitu :

1. Skalar, yaitu variabel yang hanya memiliki sebuah nilai tunggal. Variabel
skalar dapat bertipe :
a. Bilangan bulat, dikenal dengan istilah integer.
b. Bilangan real (floating point), dikenal dengan istilah double.
c. Serangkaian karakter, dikenal dngan istilah string.
2. Array, yaitu variabel yang memiliki sekumpulan nilai tertentu dengan
berbagai tipe skalar dan memiliki indeks, seperti sebuah tabel.
3. Objek, yaitu variabel yang memiliki properti dan method.

Tipe dari sebuah variabel secara otomatis akan ditentukan sesuai dengan nilai yang diisikan ketika membuat variabel tersebut. Tetapi variabel juga dapat dipaksa agar bertipe tertentu dengan menggunakan casting. Sedangkan tipe array dapat diinisialisasi dengan dua cara, mengisi langsung dan dengan menggunakan perintah array.
Diposkan oleh yulia-mi07 di 04:58 0 komentar
Label: php/mysql
Operator Dalam PHP
Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Pada artikel tentang penggunaan variabel, Anda telah dikenalkan dengan operator dot (.) untuk menggabungkan string dan = untuk proses assignment. Selain dua operator itu masih banyak jenis operator yang lain dalam PHP yaitu:

* Operator aritmatik
* Operator perbandingan
* Gabungan operator aritmatik dan assignment
Operator Aritmatik

Operator aritmatik digunakan untuk operasi dasar matematika. Berikut ini adalah tabel operator aritmatik, makna dan contohnya:

Operator Makna Contoh
+ Penjumlahan 2 + 4
- Pengurangan 6 - 2
* Perkalian 5 * 3
/ Pembagian 15 / 3
% Modulus 43 % 10

Contoh:

$penjumlahan = 2 + 4;
$pengurangan = 6 - 2;
$perkalian = 5 * 3;
$pembagian = 15 / 3;
$modulus = 5 % 2;

echo "Menampilkan penjumlahan: 2 + 4 = ".$penjumlahan."
";
echo "Menampilkan pengurangan: 6 - 2 = ".$pengurangan."
";
echo "Menampilkan perkalian: 5 * 3 = ".$perkalian."
";
echo "Menampilkan pembagian: 15 / 3 = ".$pembagian."
";
echo "Menampilkan modulus: 5 % 2 = " . $modulus;
?>

Operator Perbandingan

Operator perbandingan digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel. Operator ini digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.

Misalkan diberikan nilai tertentu pada variabel $x = 4; $y = 5; berikut ini adalah tabel penggunaan operator perbandingan, makna dan hasilnya.

Operator Makna Penggunaan Hasil
== Sama dengan $x == $y FALSE
!= Tidak sama dengan $x != $y TRUE
< Lebih kecil dari $x < $y TRUE
> Lebih besar dari $x > $y FALSE
<= Lebih kecil atau sama dengan dari $x <= $y TRUE
>= Lebih besar atau sama dengan dari $x >= $y FALSE

Kombinasi Operator Aritmatik dan Assignment

Dalam pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses increment. Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat kenaikan 1, maka perintah yang dituliskan dapat berupa

$counter = $counter + 1;

dalam PHP, perintah di atas dapat ditulis dalam satu perintah singkat sebagai $counter += 1;

Dari contoh di atas tampak bahwa operator yang digunakan (+=) merupakan gabungan dari operator aritmatik dan assignment.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk operator lain jenis ini.

Operator Contoh Operasi yang ekuivalen
+= $x += 2; $x = $x + 2;
-= $x -= 4; $x = $x - 4;
*= $x *= 3; $x = $x * 3;
/= $x /= 2; $x = $x / 2;
%= $x %= 5; $x = $x % 5;
.= $my_str.="hello"; $my_str = $my_str . "hello";

Operator Pre/Post Increment dan Decrement

Operator jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya. Operator ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1. Berikut ini adalah operator yang termasuk jenis ini:

* $x++; ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1;
* $x–; ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x – 1;

Contoh:

$x = 4;
$x++;
echo $x; // menghasilkan 5
$y = 4;
$y--;
echo $y; // menghasilkan 3
?>

KONSEP BASIS DATA

1.1 PENGENALAN BASIS DATA

Kata “basis data” bisa digunakan untuk menguraikan segala sesuatu dari sekumpulan data tunggal , seperti daftar telephon. Istilah “basis data” tidak termasuk aplikasi, yang terdiri dari form dan report dimana pengguna akan saling berhubungan. Basis Data terdiri dari file-file fisik yang ditetapkan berdasarkan computer saat menerapkan perangkat lunak basis data. Di sisi lain, suatu model basis data lebih kepada konsep dibandingkan objek fisik dan digunakan untuk menciptakan table di dalam basis data anda.

Basis data adalah suatu aplikasi terpisah yang menyimpan suatu koleksi data. Masing-masing basis data memiliki satu API atau lebih yang berbeda untuk menciptakan, mengakseskan, mengelola, mencari dan meraplikasi data.

Sebuah basis data adalah tempat pnyimpanan file data. Sebagai file data, suatu basis data tidak menyajikan informasi secara langsung kepada pengguna. Pengguna harus menjalankan aplikasi untuk mengakses data dari basis data dan menyajikanya dalam bentuk yang bisa dimengerti. Ketika bekerja dengan file-file data, suatu aplikasi harus dikodekan agar bekerja dengan struktur masing-masing file data. Biasanya, Suatu basis data berisi catalog yang menggunakan aplikasi untuk menentukan cara data diorganisir. Aplikasi basis data umum bisa menggunakan catalog tersebut untuk menampilkan data dengan penggunadari basis data yang berbeda secara dinamis, tanpa terikat pada format data tertentu.


Basis data biasanya memiliki dua bagian utama. Pertama, file yang memegang basis data fisik. Kedua, perangkat lunak sistem manajemen basis data (DBMS) menggunakan aplikasi untuk mengakses data. DBMS bertanggung jawab menguatkan struktur basis data, termasuk :

• Memelihara hubungan antar data di dalan basis data.
• Memastikan bahwa data tersimpan secara tepat, dan menetapkan aturan hubungan data agar tidak dilanggar.
• Pemulihan (recovery) semua data dari kegagalan sistem.

Recovery atau pemulihan adalah upaya untuk mengembalikan basis data dalam keadaan yang dianggap benar.
Pemulihan itu menyangkut :
1. Pemulihan terhadap kegagalan transaksi
2. Pemulihan terhadap kegagalan sistem
3. Pemulihan terhadap kegagalan media.

1.2 SIFAT-SIFAT BASIS DATA
Istilah basis data pada umunya juga menyiratkan serangkaian sifat yang terkait; berbagi data, integritas data, keamanan data, abstraksi data, dan inpendensi data.
1.2.1 BERBAGI DATA
Data yang disimpan didalam basis data tidak secara umum dipegang semata-mat untuk digunakan oleh seseorang. Suatu basis data secara normal diharapkan bisa diakses oleh lebih dari satu orang, dan mungkin pada waktu yang sama.
Oleh karena itu, basis data siswa mungkin bisa diakses oleh anggota yang bukan hanya akademis,tetapi juga staf administrative. Sebagai contoh adalah sebuah supermarket. Data penjualan bisa diakses oleh pengontrol persediaan dan sistem informasi manajemen.

1.2.2 INTEGRASI DATA
Data bersama membawa banyak keuntungan bagi organisasi. Salah satu bentuk tanggung jawab pemakaian basis data yang utama adalah memastikan bahwa data terintegrasi. Hal tersebut menyiratkan bahwa suatu basis data harus

Syintax PHP


2. Syntax PHP
Kode PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP dapat ditulis hampir di semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad, dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan di sebuah halaman HTML dan kode tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.
Contoh file PHP (contoh.php):

Print ("Contoh text yang menggunakan kode PHP");
?>

Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server tidak mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah browser.
Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan kode HTML. Oleh karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML, CSS, JavaScript, simple text di browser tanpa diinterpretasikan di server.
Blok scripting PHP selalu diawali dengan . Blok scripting PHP dapat ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang mendukung, blok scripting PHP dapat diawali dengan . Namun, untuk kompatibilitas maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar ().
Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;). Semikolon ini merupakan separator yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi lainnya.
PHP menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat suatu blok komentar.

Pembulatan Angka Desimal


Code:
Private Type NUMBERFMT
NumDigits As Long ' number of decimal digits
LeadingZero As Long ' if leading zero in decimal fields
Grouping As Long ' group size left of decimal
lpDecimalSep As String ' ptr to decimal separator string
lpThousandSep As String ' ptr to thousand separator string
NegativeOrder As Long ' negative number ordering
End Type
Private Declare Function GetNumberFormat Lib "kernel32" Alias "GetNumberFormatA" (ByVal Locale As Long, ByVal dwFlags As Long, ByVal lpValue As String, lpFormat As NUMBERFMT, ByVal lpNumberStr As String, ByVal cchNumber As Long) As Long
Private Sub Form_Load()
'KPD-Team 2000
'URL: http://www.allapi.net/
'E-Mail: KPDTeam@Allapi.net
Dim Buffer As String, NF As NUMBERFMT
Buffer = String(255, 0)
With NF
.NumDigits = 3
.Grouping = 1
.lpDecimalSep = "."
.lpThousandSep = ""
.NegativeOrder = 0
End With
GetNumberFormat ByVal 0&, 0, "300243.24", NF, Buffer, Len(Buffer)
MsgBox Buffer
End Sub

belajar tentang koneksi ke database melalui phpmyadmin.

Pertemuan ke-12
untuk koneksi ke database menggunakan:
1. mysql_connect
2. mysql_select database
lalu di lanjutkan ko root localhost
untuk master nya(index) menggunakan:
include terhadap form nya
untuk menampilkannya yaitu:
include"koneksi.php"
memasukan database:
mysql_query (untuk ambil data)
("select* from tmhs");
while($data=mysql_fetch_array($ambil)){

DESIGN WEB DAN KEBUTUHANNYA

DESIGN WEB DAN KEBUTUHANNYA

Dynamic / Static Web
Static web adalah bentuk paling sederhana dari suatu web. Web jenis ini bentuk dan isinya tidak berubah untuk setiap user yang mengaksesnya. Server hanya memberikan satu arah umpan balik. Berbeda halnya dengan web dynamic yang isinya bisa berubah-ubah untuk setiap user. User A bisa menerima tampilan yang berbeda isinya dengan user B, meski mereka berdua sedang mengakses satu halaman secara bersama-sama. Contohnya untuk mesin pencari (search engine). User A melihat tampilan yang berisi daftar judul film sedangkan user B melihat daftar judul buku karena mereka menetapkan kriteria pencarian yang berbeda satu sama lain. Di sini server akan berperan aktif secara timbal balik dengan komputer client (user).

Back Office and Front Office Design Concept
Konsep ini menganggap web adalah bagian yang terintegrasi penuh dengan sistem administrasi organisasi/perusahaan. Dalam kenyataannya konsep ini lumayan sulit dan rumit untuk diaplikasikan karena akan melibatkan berbagai macam platform sistem operasi dan peralatan. Dalam konsep ini tugas utama web site adalah melayani bagian penjualan dan promosi produk. Tugas tambahannya adalah memantau jumlah produk (stock) yang ada di gudang penyimpanan, apakah masih mencukupi atau tidak. Jika tidak mencukupi, web akan memberikan peringatan ke sistem administrasi (komputer server) perusahaan. Ini hanya sebagian kecil contoh yang melibatkan bagian penjualan (front office) dengan gudang (back office). Contoh yang lebih kompleks adalah penggabungan SIM (Sistem Informasi Manajemen) dengan web. Dengan sistem ini Anda bisa melihat laporan keadaan perusahaan / organisasi Anda dari mana saja (via internet atau handphone yang mendukung Java).

Shopping Carts
Shopping carts adalah 'supermarket' virtual.

Database Integrated System (ASP atau JSP ?)
Pertanyaan ini sulit dijawab, karena sangat berkaitan dengan masalah biaya dan kemampuan yang akan di-implementasikan dimana satu dengan yang lainnya akan saling mempengaruhi.
ASP (Active Server Page) adalah teknologi client-server yang dikembangkan oleh Microsoft untuk mendukung sistem web dinamik yang berbasis Microsoft Front Page Extension Server. Web yang mengimplementasikan ASP ini pada umumnya akan di-link dengan sistem database Microsoft Access (meski dapat juga di-link dengan MySQL atau Oracle. Microsoft juga telah mengembangkan SQLnya sendiri, yaitu MS SQL). Satu hal lagi, fasilitas pendukung untuk teknologi Microsoft ini biasanya lumayan mahal, sebanding dengan teknologi yang ditawarkannya.
Lain halnya dengan JSP (Java Server Page) yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. JSP lumayan murah, stabil dan Java oriented (free multiplatform). Dalam prakteknya, ada hal-hal yang bisa diselesaikan oleh ASP atau JSP. Untuk ini tidak ada batasan yang baku.

Secara garis besar web site dibuat dengan beberapa tujuan, antara lain untuk :
A. Informasi
Web jenis ini pada umumnya bersifat statis (meski ada juga yang dinamik) karena isinya hanya menyajikan berita, informasi, artikel atau info-info ringan lainnya. Umpan balik dari client / user sangat sedikit atau bahkan hampir tidak ada (jadi web ini sifatnya hanya satu arah, dari server ke client). Web untuk tujuan informasi ini paling murah, sederhana dan cocok untuk perusahaan-perusahaan kecil yang ingin menampilkan informasi produknya ke dunia virtual internet.

B. Kegiatan Bisnis
Web untuk tujuan kegiatan bisnis jenisnya sangat beragam. Dari yang paling sederhana (hanya menampilkan informasi produk) sampai ke jenis yang paling mahal, rumit dan kompleks, yang mengintegrasikan sistem web dinamis dan database. Web ini paling sering digunakan oleh kalangan corporate berskala menengah ke atas untuk membantu departemen / unit penjualannya.

C. Survey / Pengumpulan Jajak Pendapat
Web jenis ini kebalikan dari web jenis Informasi. Di sini client / user justru lebih banyak berinteraksi dengan server, dengan memberikan masukan-masukan melalui formulir / quiz yang disediakan. Web seperti ini sangat sedikit jumlahnya karena pada umumnya digunakan oleh lembaga penelitian / pusat riset.

D. Kombinasi Ketiga Hal di Atas (A,B,C)
Web jenis ini paling banyak jumlahnya, karena bersifat komprehensif. Namun biaya pembuatannya lumayan mahal dan rumit karena cenderung melibatkan sistem database yang memerlukan penanganan khusus.
Berikut adalah langkah-langkah dalam perancangan, pembuatan, hosting, dan maintenance web :




1. Perencanaan tujuan dan konsep disain web.
Ini adalah tahap pertama yang paling penting karena dari sinilah penentuan corak dan pemilihan sistem web yang akan dibuat, apakah dinamik atau statik, menggunakan sistem database yang kompleks atau tidak, dsbnya.
2. Penulisan script dasar HTML
Setelah tujuan dan konsep disain web selesai dibuat, tahap selanjutnya adalah menulis script dan kode-kode program web. Di sini sistem database dapat pula diintegrasikan.
3. Upload ke web server
Menempatkan web site Anda ke web host/ISP (Internet Service Provider) agar dapat diakses di internet.
4. Testing / pengujian
Setelah dibuat script, kode-kode programnya dan diupload ke web server, pekerjaan selanjutnya adalah menguji apakah proses yang terjadi sudah benar-benar sesuai dengan harapan/keinginan Anda.
5. Pemeliharaan/maintenance web
Web yang baik contentnya haruslah tetap dijaga dan dipelihara agar selalu segar dan 'up to date'.

KEBUTUHANNYA

DESIGN WEB DAN KEBUTUHANNYA

DESIGN WEB DAN KEBUTUHANNYA

Dynamic / Static Web
Static web adalah bentuk paling sederhana dari suatu web. Web jenis ini bentuk dan isinya tidak berubah untuk setiap user yang mengaksesnya. Server hanya memberikan satu arah umpan balik. Berbeda halnya dengan web dynamic yang isinya bisa berubah-ubah untuk setiap user. User A bisa menerima tampilan yang berbeda isinya dengan user B, meski mereka berdua sedang mengakses satu halaman secara bersama-sama. Contohnya untuk mesin pencari (search engine). User A melihat tampilan yang berisi daftar judul film sedangkan user B melihat daftar judul buku karena mereka menetapkan kriteria pencarian yang berbeda satu sama lain. Di sini server akan berperan aktif secara timbal balik dengan komputer client (user).

Back Office and Front Office Design Concept
Konsep ini menganggap web adalah bagian yang terintegrasi penuh dengan sistem administrasi organisasi/perusahaan. Dalam kenyataannya konsep ini lumayan sulit dan rumit untuk diaplikasikan karena akan melibatkan berbagai macam platform sistem operasi dan peralatan. Dalam konsep ini tugas utama web site adalah melayani bagian penjualan dan promosi produk. Tugas tambahannya adalah memantau jumlah produk (stock) yang ada di gudang penyimpanan, apakah masih mencukupi atau tidak. Jika tidak mencukupi, web akan memberikan peringatan ke sistem administrasi (komputer server) perusahaan. Ini hanya sebagian kecil contoh yang melibatkan bagian penjualan (front office) dengan gudang (back office). Contoh yang lebih kompleks adalah penggabungan SIM (Sistem Informasi Manajemen) dengan web. Dengan sistem ini Anda bisa melihat laporan keadaan perusahaan / organisasi Anda dari mana saja (via internet atau handphone yang mendukung Java).

Shopping Carts
Shopping carts adalah 'supermarket' virtual.

Database Integrated System (ASP atau JSP ?)
Pertanyaan ini sulit dijawab, karena sangat berkaitan dengan masalah biaya dan kemampuan yang akan di-implementasikan dimana satu dengan yang lainnya akan saling mempengaruhi.
ASP (Active Server Page) adalah teknologi client-server yang dikembangkan oleh Microsoft untuk mendukung sistem web dinamik yang berbasis Microsoft Front Page Extension Server. Web yang mengimplementasikan ASP ini pada umumnya akan di-link dengan sistem database Microsoft Access (meski dapat juga di-link dengan MySQL atau Oracle. Microsoft juga telah mengembangkan SQLnya sendiri, yaitu MS SQL). Satu hal lagi, fasilitas pendukung untuk teknologi Microsoft ini biasanya lumayan mahal, sebanding dengan teknologi yang ditawarkannya.
Lain halnya dengan JSP (Java Server Page) yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. JSP lumayan murah, stabil dan Java oriented (free multiplatform). Dalam prakteknya, ada hal-hal yang bisa diselesaikan oleh ASP atau JSP. Untuk ini tidak ada batasan yang baku.

Secara garis besar web site dibuat dengan beberapa tujuan, antara lain untuk :
A. Informasi
Web jenis ini pada umumnya bersifat statis (meski ada juga yang dinamik) karena isinya hanya menyajikan berita, informasi, artikel atau info-info ringan lainnya. Umpan balik dari client / user sangat sedikit atau bahkan hampir tidak ada (jadi web ini sifatnya hanya satu arah, dari server ke client). Web untuk tujuan informasi ini paling murah, sederhana dan cocok untuk perusahaan-perusahaan kecil yang ingin menampilkan informasi produknya ke dunia virtual internet.

B. Kegiatan Bisnis
Web untuk tujuan kegiatan bisnis jenisnya sangat beragam. Dari yang paling sederhana (hanya menampilkan informasi produk) sampai ke jenis yang paling mahal, rumit dan kompleks, yang mengintegrasikan sistem web dinamis dan database. Web ini paling sering digunakan oleh kalangan corporate berskala menengah ke atas untuk membantu departemen / unit penjualannya.

C. Survey / Pengumpulan Jajak Pendapat
Web jenis ini kebalikan dari web jenis Informasi. Di sini client / user justru lebih banyak berinteraksi dengan server, dengan memberikan masukan-masukan melalui formulir / quiz yang disediakan. Web seperti ini sangat sedikit jumlahnya karena pada umumnya digunakan oleh lembaga penelitian / pusat riset.

D. Kombinasi Ketiga Hal di Atas (A,B,C)
Web jenis ini paling banyak jumlahnya, karena bersifat komprehensif. Namun biaya pembuatannya lumayan mahal dan rumit karena cenderung melibatkan sistem database yang memerlukan penanganan khusus.
Berikut adalah langkah-langkah dalam perancangan, pembuatan, hosting, dan maintenance web :




1. Perencanaan tujuan dan konsep disain web.
Ini adalah tahap pertama yang paling penting karena dari sinilah penentuan corak dan pemilihan sistem web yang akan dibuat, apakah dinamik atau statik, menggunakan sistem database yang kompleks atau tidak, dsbnya.
2. Penulisan script dasar HTML
Setelah tujuan dan konsep disain web selesai dibuat, tahap selanjutnya adalah menulis script dan kode-kode program web. Di sini sistem database dapat pula diintegrasikan.
3. Upload ke web server
Menempatkan web site Anda ke web host/ISP (Internet Service Provider) agar dapat diakses di internet.
4. Testing / pengujian
Setelah dibuat script, kode-kode programnya dan diupload ke web server, pekerjaan selanjutnya adalah menguji apakah proses yang terjadi sudah benar-benar sesuai dengan harapan/keinginan Anda.
5. Pemeliharaan/maintenance web
Web yang baik contentnya haruslah tetap dijaga dan dipelihara agar selalu segar dan 'up to date'.

tugas

Pertemuan ke 14
Pertemuan ke-14 mengulang kembali pelajaran yang sebelum-sebelumnya untuk UAS.

Langkah-langkah untuk mengerjakan soal UAS:
1.membuat master.htm
2.membuat form buku tamu
3.membuat lihat buku tamu
4.membuat index.php
5.membuat menu.php
6.membuat tbukutamu.php
Diposkan oleh Pemrograman Internet di 20:14 0 komentar
Pertemuan ke 13
Pertemuan 13 belajar tentang pembuatan web dan mengulas materi dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Pertemuan ini membahas tentang bagaimana cara membuat web yang baik, mulai dari pemilihan warna dan animasi yang digunakan dalam web. Untuk membuat sebuah animasi dapat menggunakan software aleo atau juga bisa menggunakan flashMX/ swishMaX. Dalam sebuah web tidak boleh terlalu banyak animasi...karena akan membuat yang melihat web tersebut menjadi bingung karena terlalu banyak animasi.
Diposkan oleh Pemrograman Internet di 20:13 0 komentar
Label: PHP
Pertemuan ke 12
Pertemuan ke-12 belajar tentang koneksi ke database melalui phpmyadmin.

untuk koneksi ke database menggunakan:
1. mysql_connect
2. mysql_select database
lalu di lanjutkan ko root localhost
untuk master nya(index) menggunakan:
include terhadap form nya
untuk menampilkannya yaitu:
include"koneksi.php"
memasukan database:
mysql_query (untuk ambil data)
("select* from tmhs");
while($data=mysql_fetch_array($ambil)){
Diposkan oleh Pemrograman Internet di 20:11 0 komentar
Pertemuan ke 11
Pertemuan 10 belajar tentang fungsi pemrosesan file.
Fungsi Pemrosesan File
1. Fopen : Untuk membuka file, yang dimaksud file adalah data yang berekstensi .doc, .xls, .txt, .php, .htm, .html
2. Fputs : Untuk menuliskan ke dalam file dengan perintah r,w,a
3. Fclose : Untuk menutup perintah Fopen
4. File_exists : Untuk mengecek keberadaan file
5. rename : Untuk mengganti nama file
6. Unlink : Untuk menghapus file
7. copy : Untuk mengcopy file dari client ke server
8. strlen : Untuk menghitung jumlah karakter
9. feof : Untuk menghitung karakter

a+ : menulis di belakang, menambah file
r : menulis di depan
r+ : me-replace yang di depan
w : menghapus file lama, dan mengganti dengan file yang baru
Diposkan oleh Pemrograman Internet di 20:08 0 komentar
Pertemuan ke 10
koneksi
mysql_connect("localhost","root","123");
mysql_select_db("dblatihan2");
?>

upload foto/gambar
$F1=$HTTP_POST_FILES['F1'];
$F1_name=$F1['name'];
$F1_type=$F1['type'];
$F1_size=$F1['size'];

//mengecek type file
if(!empty($F1_type)){
switch ($F1_type) {a
case "image/jpg" :
copy($F1['tmp_name'],"$F1_name");
break;
case "image/pjpeg" :
copy($F1['tmp_name'],"$F1_name");
break;

//menyimpan file xls
case "application/vnd.ms-excel" :
copy($F1['tmp_name'],"excel/$F1_name");
break;

//menyimpan file word
case "application/msword" :
copy($F1['tmp_name'],"word/$F1_name");
break;
//menyimpan file dll
default:
copy($F1['tmp_name'],"dll/$F1_name");
break;




}
}
$nama=date('dmyhis').".jpg";

echo"nama file : $F1_name
";
echo"nama file baru : $nama
";
echo"type file : $F1_type
";
echo"ukuran file : $F1_size
";
echo"";
?>
Diposkan oleh Pemrograman Internet di 18:45 0 komentar
Label: PHP
pertemuan ke 9
hitung - pengunjung website
$filename = "hit.txt";
$handle = fopen ($filename, "r");
$contents = fread ($handle, filesize ($filename));
fclose ($handle);

$isi=$contents+1;
$file=fopen("hit.txt","w");
if($file)
{
fputs($file,$isi);
fclose($file);
}
else
{
echo" File gagal Dibuka";
}

$filename = "hit.txt";
$handle = fopen ($filename, "r");
$contents = fread ($handle, filesize ($filename));
fclose ($handle);

echo"$contents";
?>
Diposkan oleh Pemrograman Internet di 18:42 0 komentar
Label: PHP
Pertemuan ke 8
pertemuan k-8 :
1.ucwords
yaitu skrip php yang berfungsi untuk
mengubah huruf depan sebuah kata menjadi huruf besar.
skrip :
$kata="selamat datang di cirebon";
$hasil=ucwords($kata);
echo"$kata$hasil";
?>

hasil : Selamat Datang Di Cirebon

2.ucfirst
yaitu skrip php yang berfungsi untuk mengubah huruf
depan dalam sebuah kalimat.
skrip :
$kata="selamat datang di cirebon";
$hasil=ucfirst($kata);
echo"$kata$hasil";
?>

hasil : Selamat datang di cirebon

3.strtoupper
yaitu skrip php yang berfungsi untuk mengubah huruf
dalam sebuah kalimat menjadi huruf besar semua.
skrip :
$kata="selamat datang di cirebon";
$hasil=strtoupper($kata);
echo"$kata$hasil";
?>

hasil : SELAMAT DATANG DI CIREBON

4.strtolower
yaitu skrip php yang berfungsi untuk mengubah huruf
dalam sebuah kalimat menjadi huruf kecil semua.
skrip :
$kata="SELAMAT DATANG DI CIREBON";
$hasil=strtoupper($kata);
echo"$kata$hasil";
?>

hasil : selamat datang di cirebon

Pengikut